Home » » ESTUARIA

ESTUARIA

Estuaria- Estuaria adalah perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar. Estuaria dapat terjadi pada lembah-lembah sungai yang tergenang air laut, baik karena permukaan laut yang naik (misalnya pada jaman es mencair) ataupun karena turunnya sebagian daratan oleh sebab-sebab tektonis. Estuaria juga dapat terbentuk pada muara-muara sungai yang sebagian terlindungi oleh beting pasir atau lumpur.
Berdasarkan pola sirkulasi dan stratifikasi air estuaria dibagi dalam tiga tipe (Bengen, 1999)
- Estuaria berstratifikasi sempurna/nyata atau estuaria baji garam. Dirikan oleh adanya batas yang jelas antara air tawar dan air asin. Estuaria tipe ini ditemukan di daerah-daerah dimana aliran air tawar dari sungai besar lebih dominan dari pada intrusi air asin dari laut yang dipengaruhi oleh pasang-surut.
- Estuaria berstratifikasi sebagian/parsial merupakan tipe yang paling umum dijumpai. Pada estuaria ini, aliran air tawar dari sungai seimbang dengan air laut yang masuk melalui arus pasang, pencampuran air dapat terjadi karena adanya turbulensi yang berlangsung secara berkala oleh aksi pasang-surut.
- Estuaria campuran sempurna atau estuaria homogen vertikal. Estuaria tipe ini di dapatkan di lokasi-lokasi dimana arus pasang-surut sangat dominan dan kuat, sehingga air estuaria tercampur sempurna dan tidak terdapat stratifikasi.
Karakter Fisik
- Salinitas, estuaria memiliki gradien salinitas yang bervariasi, terutama bergantung pada masukan air tawar dari sungai dan air laut melalui pasang-surut. Variasi ini menciptakan kondisi yang menekan bagi organisme, tetapi mendukung kehidupan biota yang padat dan juga menangkal predator dari laut yang pada umumnya tidak menyukai perairan dengan salinitas yang rendah.
- Substrat, sebagian besar estuaria di dominasi oleh substrat berlumpur yang berasal dari sedimen yang dibawa melalui air tawar dan laut. Sebagian besar partikel lumpur estuaria bersifat organik, seingga substrat ini kaya akan bahan organik. Bahan organik ini menjadi cadangan makanan yang penting bagi organisme estuaria
- Sirkulasi air, selang waktu mengalirnya air tawar ke dalam estuaria dan masuknya air alut melalui arus pasang-surut menciptakan suatu gerakan dan trnasport air yang bermanfaat bagi biota estuaria, khususnya plankton yang hidup tersuspensi dalam air.
- Pasang surut, arus pasang surut berperan penting sebagai pengangkatan hara dan plankton. Disamping itu arus ini juga berperan untuk mengencerkan dan menggelontrkan limbah yang sampai di estuaria.
- Penyimpanan zat hara, peranan estuaria sebagai penyimpanan zat hara sangat besar. Pohon bakau dan rumput laut serta ganggang lainnya dapat mengkonversi zat hara dan menyimpannya sebagai bahan organik yang akan digunakan kemudian oleh organisme hewani.
Tipe Estuaria
1. Estuaria Berstratifikasi sempurna/nyata atau Estuaria Baji Garam : dicirikan oleh adanya batas yang jelas antara air tawar dan air laut.
2. Estuaria Bersrtatifikasi sebagian/Parsial : paling umum dijumpai, air tawar dari sungai seimbang dengan air laut yang masuk melalui pasang
3. Estuaria campuran sempurna atau Estuaria Homogen Vertikal : arus pasang-surut dominan dan kuat, sehingga air estuaria tercampur sempurna dan tidak terdapat stratifikasi
Estuaria
Sekian artikel yang saya tulis, semoga bermanfaat bagi yang membaca dan yang membutuhkannya. Amin..
Dilanjut artikelnya baca juga ya Estuaria bagian 2

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau titip link, akan dimasukan ke folder SPAM.
Berkomentarlah sesuai dengan judul postingan. Terimakasih

GET FREE EMAIL UPDATES